I Want To Be The Very Best, No One Ever Was *jeng jeng jeng jeng

Cita-cita?

 

Arti cita-cita itu mungkin adalah harapan mengenai suatu pekerjaan atau status yang akan disandang di masa depan saya. Setiap diminta mengisi buku kenangan teman saya ketika SD dulu, saya menulis bahwa cita-cita saya adalah menjadi dokter hewan atau insinyur perkebunan. Kedua cita-cita itu saya pilih karena saya sangat menyukai hewan dan tumbuhan. Panggil saya Ratu Hutan. LOL.

 

Tapi kedua cita-cita tersebut tidak akan tercapai karena sekarang saya malah berkuliah di jurusan Hubungan Internasional. Memang melenceng jauh, tapi lebih baik daripada tidak kuliah kan? Saya pun mengalami depresi berat (cieh lebay) karena saya bingung apakah sebenarnya cita-cita saya. Saya jadi sering mimpi buruk, terlambat datang bulan, dan mudah berkeringat *krik*. Tapi suatu hari saya mengikuti seminar mengenai motivasi untuk mendapatkan passion dan visi-misi dalam hidup. Saya pun mendapatkan visi kehidupan saya yang sebenarnya.

 

Saya ingin menjadi seorang Pokemon Master.

 

Cita-cita saya adalah untuk berkumpul dengan berbagai macam hewan sekaligus tumbuhan. Karena fisik saya lemah dan mudah terserang penyakit dan tidak bisa melindungi diri sendiri, Pokemon-Pokemon tersebutlah yang akan melindungi dan menjagai saya. Saya pun akan merawat mereka dan melatih mereka.

 

Untuk menjadi Pokemon Master maka saya harus memiliki semua Pokemon yang ada di dunia dari berbagai elemen dan memenangkan semua pertandingan antar Pokemon. Saya tidak akan seperti Ash Ketchum yang memiliki Pikachu pertama kali. Tapi saya akan memulai dari Bulbasaur. Pokemon tumbuhan menurut saya yang paling lengkap karena ia bergerak cepat dan menyerang juga dengan daun silet serta mengikat musuh dengan tali akarnya. Kedua, untuk menyelaraskan kekuatan Bulbasaur yang tidak kuat dengan api maka saya akan memiliki Charmender. Sesudah Charmender saya harus memiliki Pokemon terbang, tapi saya rasa paling baik jika memiliki Pokemon jenis serangga dibandingkan Pokemon burung seperti Pidgeotto. Maka saya lebih baik menangkap Caterpie yang mudah dan lemah lalu merawatnya sampai menjadi Butterfree. Barulah dengan ketiga Pokemon tersebut saya akan menangkap berbagai Pokemon lain.

 

Bahkan saya sudah menyiapkan plan B, jika saya tidak mendapat Bulbasaur atau Charmender di awal. Maka saya akan memiliki Caterpie di awal dan sambil menunggu ia berevolusi maka saya akan berada di hutan mencari Pokemon yang kuat namun ramah seperti Clefairy, Jigglypuff, Diglett, atau Cubone.

 

Wah…rasanya sangat bahagia pasti ya hidup di tengah-tengah Pokemon *mata menerawang*.

 

Pasti kalian yang membaca bertanya-tanya apakah saya sakit jiwa. Saya kurang tahu pasti soal itu *krik. Tapi kalau bicara tentang cita-cita, buat saya itu berarti tentang memiliki mimpi dan khayalan yang tidak terbatas. Ketika SD, kita dijejali berbagai pemikiran bahwa orang dewasa yang keren itu mereka yang menyandang status Doktor, Dokter, maupun Insinyur. Sama seperti seorang Nicole kecil pada jamannya yang merasa menjadi dokter hewan maupun insinyur perkebunan adalah pencapaian terbaik dalam hidup.

 

Tapi sekarang saya mengerti, hidup bukan tentang apa yang kita lakukan, tapi tentang seberapa kita mengerti mengapa kita melakukan sesuatu. Bukan tentang menjadi apa yang orang lain inginkan, tapi menjadi diri kita sendiri yang suka melakukan apa yang menyukakan jiwa kita.

 

Pokemon Master mungkin nampak mustahil. Tapi alasannya tetap sama. Pencapaian terbaik dari kesukaan saya akan hewan dan tumbuhan untuk saya adalah menjadi Pokemon Master. Dan sebelum saya mencapainya, maka saya akan terus berbuat hal yang baik dalam merawat hewan dan tumbuhan di sekitar saya.

 

Cita-cita itu bermimpi besar. Seperti kata John Lennon dalam lagu Imagine,”You may say that I’m a dreamer, but I’m not the only one.” Saya yakin banyak dari kalian kepingin juga jadi Pokemon Master *pede. Kenapa enggak? Mungkin ada yang ingin jadi ibu dari 12 anak. Kenapa enggak? Atau ada yang ingin jadi the next Mother Theresa. Kenapa tidak? Atau pengen jadi artis. Wah, banyak yang pengen pasti jadi artis mah ya..hehe.

 

Di usia saya sekarang yang belum mencapai apa-apa rasanya memang tidak pantas menguliahi orang-orang di blog saya tentang cita-cita. Hehe. Tapi inilah yang saya tahu sejauh ini dan yang bisa saya share di blog ini. Saya, sih masih terus berharap bahwa sepuluh tahun dari sekarang ditemukan hewan jenis baru yang adalah Pokemon. Cihuy~~ *nyanyi theme song Pokemon

Me, who adore Satoshi Tajiri, who can make such a very great story

.NicoLeAndRea.

Kabar saya baru-baru ini

Hallo, weirdo people. Brace yourselves, final exam is coming! Tomorrow is my first day of this semester’s final exam. Memang lucu, ya kalau pas harus belajar pasti rasanya kita pengen banget melakukan banyak hal lain yang produktif. Tapi kalau lagi gak ada keharusan untuk belajar, rasanya lebih baik tidur-tiduran baca Shinchan. Yup, that’s me. Haha. Makanya ketika saya harus belajar, saya malah ngeblog nih gara-gara susah lama gak ngepost. Udah lama gak ke bioskop juga sih *sigh.

 

Setelah postingan terakhir, saya mengalami berbagai serangan kesibukan tugas demi tugas kuliah lagi nih. Sampai akhirnya pada hari Jumat, tanggal 4 Mei 2012, ketika Mister datang ke rumah untuk ngapel, eh a wild sickness appear. Saya mendadak migrain gitu. Gak enak badan banget. Usut punya usut akhirnya lama-lama kerasa juga migrain tersebut bersumber dari bengkak di gusi atas sekitar gigi taring sebelah kiri. Dulu pas bulan September 2011, sakit ini pertama kali kumat. Rasanya super duper sakit beut beut beut…level penderitaan karena sakitnya sama besar sama vertigo. Haha. Ampun-mak-bunuh-saya-saja-sekarang itu nama level sakitnya. Tapi akhirnya berhasil diredakan pake antibiotik. Eh, kemarin ini tiba-tiba kumat lagi deh. Hari ini akhirnya bengkak mengecil, cuma saya masih bisa merasakan sakit kalo melakukan aktivitas raut wajah terlalu ekstrim dan masih terasa memang ada jendulan kecil di bagian dalam dekat lubang hidung kiri situ. Ya amplop…..kesimpulan terakhir sih kata Drg. Johannes ya saya harus dioperasi. Jadi gusi saya harus dibelek, ditemukan bakteri yang membuat infeksi pembengkakan tersebut, lalu dikoreklah bakteri tersebut sampai habis sehabis-habisnya dari gusi saya. Dan sip katanya gak akan terulang lagi sakit seperti ini.

 

Oh, puji Tuhan ya. Hahaha. Ada-ada aja penyakit untuk saya. Tapi tidak apa-apa deh saya mah bersyukur saja. Dengan banyaknya penyakit, banyak juga yang saya tahu, banyak juga pengalaman untuk saya. Hehe. Gak ada yang sia-sia kan katanya? Yah, sekarang sih saya hanya perlu berdoa supaya sepanjang UAS ini si bengkak gak kumat lagi dan sesudah UAS baru operasi deh. Karena pemulihan sesudah operasi kan lama dan biasanya sakit dan apalagi ini di mulut ya takutnya abis operasi gak boleh makan lagi. No!! I need food for final exam! 

 

Ah sudah bacot dan update statusnya ya. Semangat belajar ya, teman-teman..for a better future! Whoaaaaaaa~

 

 

Me, who’s still not tweeting

.NicoLeAndRea.

Battleship With Mister

Tanggal 20 April saya nonton Mirror Mirror, tanggal 21 April pas Hari Kartini saya nonton Battleship. Yeay!

Saya kurang ngerti deh soal film-film  perang gitu. Jarang nonton film perang. Tapi kayanya sih jarang ya film yang fokusnya tentang Angkatan Laut atau navy gini. Biasanya kan tentara Angkatan Darat atau justru Angkatan Udara tuh yang dianggap lebih kece ya. Nah, film ini mungkin yang bikin menarik salah satunya ya itu. Bikin image Angkatan Laut jauh lebih baik di mata masyarakat (atau saya). Haha. Saya sama sekali gak tau soal di AL ngapain aja sampai nonton film ini.

Sebenernya sih kalo kalian liat trailernya tiga-tiganya di atas ya, pas nonton filmnya bakal keliatan agak bedanya jauh. Tokoh-tokoh penting yang terlibat di dalam filmnya sebenarnya ada banyak banget. Yah, don’t want to be spoiler so I just stopped there ok. Nonton aja ya biar tau. Alur filmnya agak lambat, pelan tapi pasti gitu. Jadi di tengah-tengah kalo kalian pas nonton lagi ngantuk berat kaya si Mister sih pasti sempet ketiduran juga. Tapi banyak bagian deg-degannya juga. Terus penempatan lagu soundtrack nya ya kalo kalian perhatiin memang persis banget sama Transformer. Kalo soal efek dll mah percaya aja pasti keren deh. Bedanya sama Transformer, di sini banyak banget strategi perang gitu yang dipakai. Jadi nontonnya gak bisa cuma nonton tapi musti ada mikir juga. Buat yang suka film perang atau tentang strategi perang mungkin bisa nonton film ini walaupun saya gak bisa kasih tau apa film ini bagus atau gak buat kalian. Yah…buat saya sih film ini bagus, menarik, dan memberi saya cukup banyak pengetahuan baru.

Kata @cbsowl mirip poster film The Raid. Bener juga sih emang.... :p

Me, who’s planning to watch The Pirates

.NicoLeAndRea.